n.A.t.O …. Angger Njeplak…??

Judul di atas tidak ada hubungannya sama sekali dengan salah satu organisasi Internasional di bidang pertahanan di wilayah Atlantik Utara lho ya… 🙂

N.A.T.O di sini adalah isitilah untuk orang-orang yang hanya obral omongan tapi kosong dalam tindakan.  (No Action Talk Only)…. bahasa kerennya..

Bukannya sok menggurui ato so pintar, saya juga ga bisa apa-apa…

Menurut saya, setiap orang pasti punya kecenderungan untuk Omong Kosong… wajar…alami….

Cuman yang jadi permasalahan di sini adalah ketika seseorang tersebut berada dalam suatu kumpulan orang-orang dan berinteraksi secara efektif dengan mereka. Bisa dibayangkan akan menjadi seperti apa…

Akan menjadi runyam apabila disitu ada yang tidak bisa menerima apa yang dilontarkan, padahal belum tentu itu serius. Hanya saja kondisi dan situasi yang sedang terjadi pada tiap orang tidak sama. 

So, mari kita selalu jaga lisan kita. Dan semoga Allah senantiasa memberikan rahmat dan kekuatan kepada kita agar bisa istiqomah beribadah kepada-Nya. Amiin yaa robbal alamiin…

Pindah Jalur

Setelah sekian lama berada di zona nyaman, dengan dunia kerja yang telah membentuk karakter saya, dunia yang penuh dengan teman-teman yang sangat baik, dunia dimana kedewasaan dan kesabaran diuji, akhirnya saya tinggalkan juga.

Tidak ada alasan khusus kenapa saya meninggalkan bidang kerja yang sudah saya geluti selama 9 tahun. Saya yakin semua sudah digariskan oleh-Nya. Baca lebih lanjut

Transaksi Online ?

Image representing PayPal as depicted in Crunc...

Image via CrunchBase

Terus terang saya bukan seorang yang ahli di bidang perbankan, ekonomi, keuangan, atau sejenisnya. Malah saya bukan termasuk pakar ahli di bidang industri ritel. Sebagai seorang biasa, saya bisa merasakan bagaimana rasanya saat kita bertransaksi secara online.

Bisa diambil contoh sederhana seperti ini :

  1. Saya bermaksud akan membeli sebuah program aplikasi untuk handphone melalui media internet dengan harga tertentu (biasanya dalam kurs dollar), karena saya pikir jika saya langsung membeli di tempat dealer ataupun konter-konter HP akan sedikit lebih mahal dan memakan tenaga dan biaya transportasinya. Sehingga dengan transaksi online akan lebih hemat, efisien dan praktis.
  2. Di kesempatan yang lain saya juga berkeinginan membeli barang elektronika yang menurut saya tidak dijual di kota tempat saya tinggal. Dan hanya ada di sebuah situs elektronika di luar kota/negeri.
  3. Saya bermaksud ingin melakukan pembayaran tagihan bulanan (telp, listrik atau air) dan transfer sejumlah uang ke saudara via online.

Tiga keinginan tersebut jika diambil kesimpulan, yaitu saya harus melakukan transaksi pembelian dan pembayaran secara online. Baca lebih lanjut

Momen Terindah

Momen-momen inilah yang selalu dinanti-nanti oleh berjuta orang. Tidak peduli tua maupun muda. Semua orang bahkan di seluruh penjuru dunia pun ikut serta merta menantikannya. Yah….itulah Lebaran (Idul Fitri)..!!

Tidak hanya mukminin, justru yang non muslim dan mukmin pun tidak sabar menunggu hari ini tiba. Bagi kita, sebagai seorang mukmin, di samping turut gembira dan senang akan menyongsong Hari Kemenangan, Hari Bersuci terkadang di dalam hati kita ada sedikit rasa penyesalan saat akan ditinggal Ramadhan. Baca lebih lanjut

Puaskah Kita…?

Email dari tetangga sebelah, sedikit info untuk introspeksi diri walapun agak sedikit bercanda.

Toko yg menjual istri baru dibuka, dimana pria dpt memilih wanita untuk dijadikan sebagai seorang istri.

Di antara instruksi2 yg ada di pintu masuk, terdpt instruksi yg menunjukkan bgmn aturan main utk masuk toko tsb:

“Kamu hanya dapat mengunjungi toko ini SATU KALI!”

Toko tsb terdiri dr 6 lantai dimana setiap lantai akan menunjukkan kelompok calon istri.

Semkin tinggi lantainya, semkin tinggi pula nilai wanita tsb. Kamu dpt memilih wanita di lantai tertentu / lebih memilih ke
lantai berikutnya, tp dgn syarat tdk bs turun lg ke lantai sblmnya kecuali utk keluar dr toko.

Lalu, seorang pria pun pergi ke ” TOKO ISTRI ” tsb untuk mencari istri. Di setiap lantai terdapat tulisan spt ini: Baca lebih lanjut

Keluar Dari Zona Aman..?

Sebagai seorang karyawan, apalagi yang sudah bertahun-tahun berada di posisi yang cukup bagus dan berpengaruh terkadang pasti muncul rasa jenuh dan bosan.

Kejenuhan dan kebosanan yang timbul mungkin terjadi saat kita dalam keadaan emosi sesaat. Jika kita mau bersabar barang sebentar, rasa itu mungkin akan hilang dengan sendirinya. Namun bisa juga tidak akan hilang apalagi jika rasa itu menumpuk sangat lama.

Jika rasa-rasa itu muncul, haruskah kita keluar dari zona aman?

Keluar dari zona aman terkadang butuh sedikit keberanian dan mau tidak mau kita harus bisa lebih melihat jauh ke depan. Apakah kita sanggup mengatasi segala rintangan dan hambatan yang pasti akan terjadi.

Seorang manager sebuah perusahaan terkenal rela melepaskan jabatan General Managernya dan lebih memilih mengawali hidup sebagai seorang pengusaha kecil-kecilan. Kegigihan dan ketekunannya toh akhirnya bisa berbuah kesuksesan. Dan kesuksesan yang dia raih jauh lebih baik dan berharga dibanding dengan posisi dia sebagai GM, walaupun butuh waktu yang lama.

Keluar dari zona aman pun bisa juga berdampak sebaliknya, apabila kita tidak mampu melihat peluang yang ada. Tidak bisa memanfaatkan waktu dengan baik. Bahkan tidak sedikit orang-orang yang sampai saat ini masih bingung bagaimana harus mengawali langkah ketika memutuskan keluar.

Bagaimana bersikap dan bertindak saat kita akan dan berani memutuskan Keluar dari Zona Aman, hanya kita yang tahu kondisi masing-masing pada diri kita sendiri.

Apakah kita berani…??

Check out 28 Must Have BlackBerry Apps Download | BerryIndo.com

Check out 28 Must Have BlackBerry Apps Download | BerryIndo.com