Transaksi Online ?

Image representing PayPal as depicted in Crunc...

Image via CrunchBase

Terus terang saya bukan seorang yang ahli di bidang perbankan, ekonomi, keuangan, atau sejenisnya. Malah saya bukan termasuk pakar ahli di bidang industri ritel. Sebagai seorang biasa, saya bisa merasakan bagaimana rasanya saat kita bertransaksi secara online.

Bisa diambil contoh sederhana seperti ini :

  1. Saya bermaksud akan membeli sebuah program aplikasi untuk handphone melalui media internet dengan harga tertentu (biasanya dalam kurs dollar), karena saya pikir jika saya langsung membeli di tempat dealer ataupun konter-konter HP akan sedikit lebih mahal dan memakan tenaga dan biaya transportasinya. Sehingga dengan transaksi online akan lebih hemat, efisien dan praktis.
  2. Di kesempatan yang lain saya juga berkeinginan membeli barang elektronika yang menurut saya tidak dijual di kota tempat saya tinggal. Dan hanya ada di sebuah situs elektronika di luar kota/negeri.
  3. Saya bermaksud ingin melakukan pembayaran tagihan bulanan (telp, listrik atau air) dan transfer sejumlah uang ke saudara via online.

Tiga keinginan tersebut jika diambil kesimpulan, yaitu saya harus melakukan transaksi pembelian dan pembayaran secara online. Baca lebih lanjut

Oh…BB..BB..

Akhir-akhir ini ramai sekali diberitakan di berbagai media mengenai akan diblokirnya/dicabutnya izin RIM di Indonesia jika mereka tidak mematuhi aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah RI.

Dan salah satu poin yang dimunculkan adalah terkait dengan masalah pornografi via browser blackberry.

Banyak kalangan yang salah pengertian tentang pemblokiran ini. Termasuk saya juga pada awalnya. Awalnya saya pikir yang diblokir adalah seluruh layanan blackberry, termasuk BBM, FB, Twitter, dan layanan online lainnya, kuatir juga sih.

Namun setelah baca-baca dan denger berita di media akhirnya mengerti juga, bahwa yang diblokir hanyalah browser blackberry yang bisa digunakan untuk membuka dan menyebarkan hal-hal yang bersifat pornografi. Dan jika memang nantinya jadi diblokir, itupun hanya browsernya, bukan layanan yang lain semisal BBM, FB maupun twitter. Baca lebih lanjut

Teori Hipnoterapi

Siapa yang tidak mengenal seorang Romi Rafael, salah satu ahli dan praktisi Hipnotis di Indonesia yang namanya cukup terkenal di kalangan para pesulap kita. Berbagai atraksi dan pertunjukan yang digelar olehnya banyak sekali yang membuat penonton sangat terhibur. Keahliannya dalam menghipnotis seseorang tidak diragukan lagi.

Berbicara masalah hipnotis, apa sih kira-kira arti dan maksudnya, lalu bagaimana sejarah teori ini mulai berkembang. Berikut saya rangkumkan beberapa informasi terkait dengan Hipnotherapy, sehingga wawasan kita semakin luas.

Hypnotherapy adalah terapi yang dilakukan pada subjek dalam hypnosis.

Kata “hypnosis” adalah kependekan dari istilah James Braid’s (1843) “neuro-hypnotism“, yang berarti “tidurnya sistem syaraf”. Orang yang terhipnotis menunjukan karakteristik tertentu yang berbeda dengan yang tidak, yang paling jelas adalah mudah disugesti. Hypnotherapy sering digunakan untuk memodifikasi perilaku subjek, isi perasaan, sikap, juga keadaan seperti kebiasaan disfungsional, kecemasan, sakit sehubungan stress, manajemen rasa sakit, dan perkembangan pribadi. Baca lebih lanjut

Autodesk 3ds Max 2008 License Expired?

Hobi berkreasi dengan animasi 3 dimensi? Tentunya tidak asing dengan salah satu software ini.  Autodesk 3ds Max.

Teman-teman yang mempunyai software aplikasi 3 dimensi seperti Autodesk 3d’s Max versi 2008 pasti akan kecewa manakala akan melakukan install software ini di komputer teman-teman. Kita pasti akan menjumpai kalimat yang mengindikasikan bahwa lisensi software tersebut sudah kadaluarsa alias expired, dan harus membeli versi yang terbaru. Baca lebih lanjut

Uranium di Freeport

Terkait dengan isu bahwa Freeport telah melakukan eksplorasi uranium di Bumi Papua, ada satu ulasan khusus yang saya peroleh dari situs Majalahtambang.com mengenai hal ini, yang menjelaskan hasil penelitian yang dilakukan oleh BAPETEN (Badan Pengawas Tenaga Nuklir) tentang seberapa besar potensi kandungan uranium di tanah Papua.

Hasil yang diperoleh dari penelitian BAPETEN ini sekaligus menjawab pertanyaan tentang benar tidaknya kandungan uranium di sana. Dan membandingkannya dengan standar kadar uranium di dunia.

Berikut kutipan berita selengkapnya :

Bapeten: Kadar Uranium Freeport Dibawah 600 Ppm

Kepala Bapeten, Dr Ir As Natio Lasman
(kanan) didampingi oleh Deputi Perizinan
dan Inspeksi, Martua Sinaga saat menggelar
jumpa pers di Jakarta 4 Agustus 2010. Hal ini
terkait hasil inspeksi khusus atas kandungan
Uranium di tambang Freeport Timika.
(Taufieq/TAMBANG)

Abraham Lagaligo
abraham@majalahtambang.com

Jakarta – TAMBANG. Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) menyatakan, kadar uranium di lokasi pertambangan PT Freeport Indonesia, hanya berada di bawah 600 part per million (ppm). Ini merupakan hasil Inspeksi Khusus yang telah dilakukan empat Inspektur Bapeten, plus seorang geologis dari Badan Tenaga Atom Nasional (Batan), di tambang Freeport, Papua, pada 24 -27 Juli 2010 lalu.

“Langkah ini untuk menjawab berbagai pertanyaan seputar uranium di tambang PT Freeport,” jelas Kepala Bapeten, Dr Ir As Natio Lasman, di Jakarta, Rabu, 4 Agustus 2010. Baca lebih lanjut

Teknologi Screen Reader bagi Tunanetra

Eko Ramaditya Adikara, seorang tunanetra penulis buku Blind Power, jurnalis, blogger, dan game music composer. Karya-karyanya cukup terkenal. Apalagi dia dipercaya oleh perusahaan game Jepang untuk membuat sound di salah satu produk game-nya.

Walaupun tunanetra, semua karyanya dia buat dengan usaha dan kemampuan dirinya sendiri. Rama, panggilan akrab Ramaditya, mengetik komputer bukan dengan keyboard braille. Dia menggunakan keyboard seperti yang biasa kita gunakan. Hanya saja, setiap keyboardnya ditekan, akan berbunyi. Sehingga kalau salah tekan, dia akan segera tahu bahwa tuts huruf yang ditekan itu salah.

Penasaran banget bagi saya, apa ada teknologi yang semacam ini ya…??!! (gaptek banget ya…xixixixi.. 🙂 )

Searching google, saya dapatkan informasinya. Ternyata memang ada salah satu software khusus untuk memudahkan para tunanetra dalam berkarya. Namanya Screen Reader. Dan aplikasi yang digunakan bernama JAWS. Nah, software ini adalah yang digunakan oleh Rama. Lebih lanjut, informasi mengenai teknologi ini bisa disimak di bawah ini. Dikutip dari Wikipedia Indonesia.

Baca lebih lanjut