Geliat Ekonomi Minggu di TP Pagi

Lama sekali aku tidak sempat berkeliling kota pagi hari, apalagi Minggu. Kebetulan hari ini lagi semangat, kupaksakan diriku melangkah kesana. Kuajaklah mantan pacarku turut serta menemaniku.

Yaaapp….tujuanku tak lain dan tak bukan adalah Tugu Pahlawan.

Tempat ini seakan tidak pernah sepi oleh pengunjung, khususnya di hari Minggu. Kalau hari biasa mungkin wajar tidak terlalu ramai, kecuali di area perbelanjaan sekitar lokasi.

Apa yang menjadi daya tarik tempat ini di Minggu pagi? Baca lebih lanjut

Donor Darah Yuuk…!!!

Saya termasuk salah satu pendonor darah rutin di PMI sejak sekitar tahun 2008 kalau tidak lupa. Sempat berhenti kira-kira 3 tahun karena pindah pekerjaan. Waktu itu aktif di daerah Sidoarjo.

Kebetulan perusahaan tempat saya bekerja dulu menjalin kerja sama dengan PMI cabang Sidoarjo. Di sana saya ikuti secara rutin selama kurang lebih 4 tahun, dengan frekuensi donor 3x/tahun. Baca lebih lanjut

Ayooo menulis..!!!

Tidak mudah memang untuk mengejar rating sebuah blog. Dan itu semua tidaklah menjadi masalah buat sebagian orang yang memang mempunyai hobi menulis.

Kalau mau menulis, ya menulis saja, sebaiknya tidak usah memikirkan apakah nanti ada yang melihat, membaca, mengomentari apa yang sudah kita tulis. Itulah pendapat beberapa teman saya ketika saya tanyakan perihal di atas.

Baca lebih lanjut

Menyikapi Dampak Situs Jejaring Sosial

Beberapa waktu yang lalu ramai diberitakan di beberapa media telekomunikasi mengenai peristiwa-peristiwa yang terjadi dan menimpa beberapa gadis akibat terlalu mudah mempercayai seseorang melalui salah satu situs jejaring sosial. Ada yang dibawa lari, ada yang hilang entah kemana. Bahkan ada yang sudah 3 kali berhubungan layaknya pasangan yang sudah berumah tangga. Wah…wah…wah…

Baca lebih lanjut

Menyiasati Gap Komunikasi

GloriaNet – Dalam kehidupan sehari-hari, baik di kantor maupun dalam lingkungan keluarga, seringkali dijumpai adanya gap dalam berkomunikasi. Gap tersebut menyebabkan perbedaan persepsi antara pihak yang satu dengan pihak yang lain dan tidak jarang hal ini menimbulkan kerugian di kedua belah pihak.

Jika dilihat secara cermat maka pemicu terjadinya kesenjangan komunikasi tersebut seringkali bukan terletak pada persoalan fakta melainkan sebatas citra yang kemudian membedakan pemahaman terhadap rasa. Sebab faktanya, kedua belah pihak (atasan-bawahan, anak-orang tua, suami-istri, dst) saling membutuhkan dan ketika sudah dijelaskan/dipertemukan, semua persoalan atau mayoritasnya bisa saling memahami. Jika Anda menyaksikan pihak-pihak yang saling membenci, maka bisa jadi penyebabnya bukan karena mempunyai watak-watak yang menjadi alasan untuk dibenci tetapi karena faktor komunikasi semata.

Baca lebih lanjut